Ketika Seseorang Membuat Kita Menunggu
Ketika seseorang membuat kita menunggu, itu berarti ada hal lebih penting yang dia urus dibandingkan kita. Selalu begitu, karena kalau kita memang penting, amat berharga, dia tidak akan pernah membiarkan kita menunggu. Dan sama, ketika kita merasa seseorang itu penting, kita juga tidak akan pernah membiarkan dia menunggu sedikit pun.
*Tere Liye
Tidak Ada Definisi Pacara Islami
Tidak ada definisi pacaran islami. Mau pakai assalammualaikum, berduaan ke masjid pengajian, nonton konser maher zein, mojok baca buku2 agama, atau bareng2 mengucap doa perjalanan saat boncengan naik motor. Kalau ada yg punya istilah pacaran islami, maka besok lusa acara gosip di televisi bisa mengaku 'gosip islami', hostnya pakai kerudung, mengucap salam, dan host acaranya fasih dgn kalimat zikir di dalamnya saat menggelar gosip2. Subhanallah, allahuakbar, alhamdulillah dsbgnya.
Jangan dicampur-campur ya. Urusan ini bukan karedok atau gado-gado.
*Tere Liye
Ketika Seseorang Ingin Pergi
Ketika seseorang ingin pergi, maka jangankan 10 alasan, punya 100 alasan baik untuk tetap tinggal pun, dia tetap pergi.
Tetapi ketika seseorang memutuskan ingin bertahan, maka jangankan 100 atau 10 alasan, bahkan ketika dia tidak punya alasan lagi--hanya tersisa harapan dan keyakinan, dia akan tetap bertahan.
*Tere Liye
Kita Tidak Akan Pernah Mendapatkan Sesuatu Jika Kita Terlalu Menginginkannya
"Kita tidak akan pernah mendapatkan sesuatu jika kita terlalu menginginkannya. Kita tidak akan pernah mengerti hakikat memiliki, jika kita terlalu ingin memilikinya."
*Tere Liye, novel "Sunset Bersama Rosie"
Rasa Sakit Hati Itu Indah
"Rasa sakit hati itu indah. Setidaknya patah hati memberikan sensasi bahwa kita memang masih hidup. Hanya batu atau kerikil yang tidak sakit hati."
*Tere Liye, buku "Berjuta Rasanya" dan "Sepotong Hati yang Baru"
Orang-Orang Yang Merindu
Orang-orang yg merindu, namun tetap menjaga kehormatan perasaannya, takut sekali berbuat dosa, memilih senyap, terus memperbaiki diri hingga waktu memberikan kabar baik, boleh jadi doa2nya menguntai tangga yg indah hingga ke langit. Kalaupun tidak dengan yang dirindukan, boleh jadi diganti yg lebih baik.
*Tere Liye
Ketika Seseorang Berhenti Menangis Karenanya
Ketika seseorang berhenti menangis karenanya, maka beberapa saat kemudian, tentu saja airmatanya akan kering di pipi, isaknya akan hilang disenyap, seperti tidak ada lagi sisa tangisnya di wajah. Tetapi tangisan itu tetap tertinggal di hati. Kesedihan, rasa sakit, kesendirian, beban yang membekas.
Boleh jadi sebentar, boleh jadi selamanya.
*Tere Liye
Cinta Itu Tidak Rumit.
Orang-orangnya yang rumit.
*Tere Liye
Di Jaman Modern Saat IniDijaman yang modern ini boleh jadi wanita tidak butuh perlindungan siapapun, mereka bisa menjaga diri. Kalau mereka memang butuh, maka boleh jadi dia butuh perlindungan justeru dari ketidakpastian, berlama-lama, plintat-plintut, ragu-ragu, ketidaksiapan, ketidakberanian dari laki-laki yang mengaku mencintainya. Mereka butuh perlindungan dari laki-laki yang hanya berani pacaran saja, tidak jelas tujuannya, kecuali asyik dekat2 pada gerbang pergaulan bebas.
*Tere Liye
Batu Akik
Baiklah, yang lagi suka banget sama batu akik, nanti pas nikah, bisa jadi cincin pernikahan. Pesan yang besar sekalian.
*Tere Liye
Orang-orang Yang Manis Akan Terlihat Awet.
Manis senyumnya. Manis pekertinya.
*Tere Liye
Namanya Seli, Usianya 15 TahunNamanya Selly usianya 15 tahun, kelas sepuluh. Dia sama seperti remaja yang lain. Menyukai hal yang sama, mendengarkan lagu-lagu yang sama, pergi ke gerai fast food, menonton serial drama, film, dan hal-hal yang disukai remaja. Tetapi ada sebuah rahasia kecil Seli yang tidak pernah diketahui siapa pun. Sesuatu yang dia simpan sendiri sejak kecil. Sesuatu yang menakjubkan dengan tangannya. Namanya Seli. Dan tangannya bisa mengeluarkan petir.
*Novel "BULAN", 400 Halaman.
Akar Dari Seluruh Perasaan Sejati Adalah: Menunggu
Mahkota dari segenap perasaan adalah: melepaskan
Yang pergi akan kembali; yang hilang akan diganti.
*Tere Liye
Jangan Iri Dengan Kisah Cinta Yang Ada Dalam NovelJangan iri dengan kisah cinta yang ada dalam novel film, lagu, dsbgnya. Itu semua ditulis oleh manusia, direka2, karangan saja.Sedangkan kisah cinta kita, sungguh akan ditulis oleh yang maha memiliki skenario terbaik. Tidak akan tertukar. Tidak akan keliru. Kitalah pemeran utamanya, jadi mari menjadi pemeran cerita paling keren, agar keren sudahlah skenario yang kita jalani.
*Tere Liye
Daun Yang Jatuh Tak Pernah Membenci AnginDaun yang jatuh tidak pernah membenci angin, dia membiarkan dirinya jatuh begitu saja. Tak melawan, mengikhlaskan semuanya. Bahwa hidup harus menerima, penerimaan yang indah. Bahwa hidup harus mengerti, pengertian yang benar. Bahwa hidup harus memahami, pemahaman yang tulus.
Tak peduli lewat apa penerimaan, pengertian, pemahaman itu datang. Tak masalah meski lewat kejadian yang sedih dan menyakitkan. Biarkan dia jatuh sebagaimana mestinya. Biarkan angin merengkuhnya, membawa pergi entah kemana.”
*Tere Liye, Novel "Daun yang jatuh tak pernah membenci angin"
Bedanya Berdakwah Dengan Pamer/riya:
1. "Mari dirikanlah shalat malam".
2. "Alhamdulillah, hari ini shalat tahajud."
Kalian bahkan bisa dengan mudah membedakannya. Coba pilih 1 atau 2? Saya tahu, semua itu tergantung niat. Tapi "niat" tidak bisa dijadikan argumen untuk ngeles.
*Tere Liye
0 komentar:
Post a Comment
Silahkan berkomentar sesuai dengan topik post, komentar yang tidak pantas atau dianggap spam akan segera dihapus atau terjaring oleh spam filter
CC : Author